Berita Kesehatan

KEJANG DEMAM (dalam Bahasa Jawa disebut 'Step') merupakan kondisi kejang yang disebabkan oleh suhu tubuh yang tinggi (lebih dari 38 derajat celcius). Kondisi ini lazim terjadi pada anak-anak sebelum berusia 5 tahun dengan riwayat serupa pada keluarganya.

Penyebab kejang sendiri tidaklah jelas, namun berkaitan dengan hal-hal di luar persyarafan, seperti infeksi saluran nafas, radang pada tonsil (amandel) dan sebagainya. Peningkatan pada suhu tubuh merupakan faktor terjadinya kejang. Tiap anak memiliki ambang kejang yang berbeda tergantung dari tinggi rendahnya ambang kejang tersebut. Jadi bisa saja anak dengan ambang kejang rendah, akan timbul kejang ketika suhu tubuh baru mencapai suhu 38 derajat celcius, sementara pada anak lain memiliki ambang kejang yang tinggi, didapati kejang ketiak suhu tubuh telah mencapai 40 derajat celcius atau lebih.

Terulangnya kejang lebih sering terjadi pada ambang kejang yang rendah sehingga dalam penanggulangannya perlu diperhatikan pada suhu berapa penderita itu kejang.

Apa yang dapat dilakukan bila anak demam?

  1. Berikan obat penurun panas yang mudah kita dapatkan di toko-toko dan minumkan sesuai dengan aturan pakai dalam kemasan
  2. Berikan kompres air hangat (suam kuku). Pemberian ini akan menjadikan pembuluh darah menjadi melebar sehingga panas tubuh akan turun. Cara mengompres : Mulailah dari tengkuk leher ke ketiak kanan dan kiri, kemudian kompres bagian selangkangan kanan dan kiri diteruskan ke kaki. Kompres selama 20-30 menit atau hingga panas tubuh menurun. Keringkan tubuh anak setelah selesai dikompres.
  3. Jangan tunda untuk membawa anak ke rumah sakit

Apa yang dapat dilakukan sebagai pertolongan sementara saat timbul kejang demam?

  1. Jangan ikat anak
  2. Bila anak sedang duduk atau berdiri, usahakan rebahkan anak pelan-pelan pada tempat yang aman
  3. Longgarkan pakaian anak
  4. Lindungi anak dari benda-benda yang dapat melukainya dan jangan memberi makanan atau minuman
  5. Beri pengaman lidah agar tidak tergigit dengan caramemberikan sendok yang telah dibungkus dengan kain dan letakkan di antara kedua rahang
  6. Jangan tunda untuk membawanya ke rumah sakit atau sarana kesehatan lainnya.

Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Dr. OEN SOLO BARU siap melayani 24 jam termasuk untuk kasus kejang demam. Informasi lebih lanjut hubungi: (0271) 620 220.

 

Secara medis yang dimaksud dengan rematik adalah kelainan-kelainan yang terutama ditandai oleh peradangan, degenerasi atau perubahan metabolik pada jaringan penyokong tubuh terutama sendi dan struktur di sekitarnya termasuk otot, sendi dan jaringan fibrosa. Rematik secara umum ditandai dengan rasa nyeri, kekakuan atau keterbatasan gerak pada bagian yang terkena.

Ostheoarthritis (OA)

OA merupakan jenis radang sendi (arthritis) yang paling sering dijumpai di Indonesia maupun seluruh dunia. OA adalah salah satu penyakit kerusakan tulang rawan sendi yang berjalan lambat dan belum diketahui penyebabnya. Walaupun demikian ada beberapa hal yang diduga memegang peranan penting dalam timbulnya penyakit ini, yaitu:

  • Kegemukan/obesitas
  • Penggunaan sendi yang berlebihan
  • Usia lanjut (>40 tahun)
  • Keturunan/genetik

Sendi yang paling sering terkena adalah sendi lutut, sendi pinggul, sendi tangan dan tulang belakang.

Gejala dan Tanda OA

  • Nyeri sendi. Nyeri sendi bertambah berat dengan gerakan dan sedikit berkurang dengan istirahat. Nyeri sendi ini biasanya diikuti dengan hambatan atau keterbatasan gerakan sendi.
  • Kaku pagi. Nyeri dan kaku sendi dapat timbul setelah imobilitas, seperti duduk di kursi atau mobil dalam waktu yang cukup lama atau bahkan setelah bangun tidur.
  • Krepitasi dan pembesaran sendi. Terdapat rasa gemeretak pada sendi yang terkena. Bahkan bunyi gemeretak ini dapat terdengar saat sendi digerakkan.
  • Pembesaran sendi. Penatalaksanaan OA ini meliputi terapi farmakologis (obat-obatan dan operasi) dan terapi non farmakologis.
  • Menghindari aktivitas yang berlebihan pada sendi yang sakit.
  • Menurunkan berat badan.
  • Fisioterapi

Arthritis Gout (Asam Urat)

Arthritis Gout atau yang dikenal dengan 'asam urat' merupakan peradangan akut pada sendi yang biasanya berhubungan dengan kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh. Penyakit ini biasanya menyerang laki-laki usia >30 tahun, wanita menopouse, orang obesitas dan pengkonsumsi alkohol. Arthritis gout ditandai dengan kejadian nyeri sendi yang timbul mendadak, biasanya pada malam hari menjelang pagi. Nyeri dirasakan sangat hebat, bahkan sampai tidak bisa berjalan jika mengenai sendi kaki. Biasanya didahului oleh konsumsi berlebihan makanan yang tinggi purin misal jerohan, alkohol, trauma, stress, emosional, maupun kelelahan. Sendi yang terserang akan membengkak, berwarna kemerahan, kulit di atasnya tegang, teraba hangat dan nyeri sakit bila digerakkan.

Sendi yang terkena biasanya tunggal. Sendi yang paling sering terkena adalah sendi ibu jari pertama, sendi lutut dan siku, pengelangan tangan dan kaki. Penatalaksanaan asam urat ini meliputi:

1. Penanganan peradangan sendi

2. Pengaturan kadar asam urat dalam tubuh

Hal yang dilakukan untuk mengatur diet:

  • Makanan yang harus dihindari: jerohan, bebek, burung, sarden, kerang, ekstrak daging/kaldu, alkohol dan ragi.
  • Makanan yang harus dibatasi: daging sapi, kangkung, buncis, kapri, kembang kol, daun dan biji melinjo.
  • Makanan yang dapat dikonsumsi setiap hari: beras, kentang, singkong, mie, tepung, biskuit, buah, semua sayur kecuali yang dibatasi, teh, kopi dan susu.

 

Cidera Kepala adalah gangguan fungsi otak yang tidak normal karena adanya benturan. Penyebabnya yaitu:

1. Kecelakaan lalu lintas

2. pukulan benda tajam atau tumpul pada kepala

3. Jatuh, kepala membentur keras di sekitarnya

4. Cidera karena olahraga, misal : sepak bola (kepala terbentur)

Penggolongan Cidera Kepala :

1. Cidera kepala ringan/gegar otak

    Tanda dan gejalanya : pusing, lupa kejadian

2. Cidera kepala sedang

    Tanda dan gejalanya :

  • Kesadaran menurun
  • Gelisah
  • Pusing hebat
  • Muntah menyembur
  • Mengantuk bukan di waktu kebiasaan tidur
  • bicara tidak jelas

3. Cidera kepala berat

    Tanda dan gejalanya :

  • Tidak sadar
  • Nadi lemah
  • Napas pendek-pendek
  • Tangan dan kaki dingin

Penangan Pra Rumah Sakit

1. Cek Kesadaran

2. Bila muntah, biarkanlah muntah dengan kita memberikan posisi kepala miring agar tidak terjadi sumbatan pada jalan nafas

3. Segera rujuk ke Rumah Sakit terdekat bila :

  • Sukar bangun
  • Sakit kepala bertambah berat
  • Muntah
  • Lemah pada salah satu bagian tubuh

Penanganan di Rumah

1. Tidur tanpa bantal atau diganjal dengan bantal (kurang lebih 30 derajat)

2. Istirahat cukup

3. Makan tinggi kalori dan tinggi protein

4. Minum obat sesuai anjuran dan teratur

5. Cegah cidera dengan:

  • Pasang bantal/guling di samping tempat tidur
  • Beri penerangan yang cukup
  • Buat lingkungan nyaman
  • Jangan ganggu waktu tidur
  • Bila perlu istirahat lama, berikan lotion/minyak pada tubuh

RS Dr. OEN SOLO BARU mempunyai Unit Gawat Darurat yang buka 24 jam dengan tenaga perawat dan dokter serta peralatan medis yang memadai, siap melayani pasien dengan kasus Cidera Kepala. Informasi lebih lanjut hubungi 0271-620220.

 

Tekanan darah tinggi atau hipertensi telah menjadi penyakit yang umum bagi banyak orang saat ini, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Pengabaian kondisi ini tidak bisa dianggap ringan. Hipertensi bisa menjadi salah satu faktor penyebab stroke, serangan jantung, gagal ginjal, bahkan kematian. Oleh karena itu, sebisa mungkin penyakit ini harus dicegah.

Faktor Penyebab Tekanan Darah menjadi Tinggi :

1. Keturunan

Faktor ini tidak bisa kita kendalikan. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar.

2. Usia

Faktor ini tidak bisa kita kendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, maka tekanan darah pun akan meningkat. Kita hanya dapat mengendalikan agar tekanan darah kita jangan melewati batas atas yang normal.

3. Garam

Faktor ini bisa kita kendalikan. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes mellitus, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua dan mereka yang berkulit hitam.

4. Kolesterol

Faktor ini bisa kita kendalikan. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah kita dapat menyebabkan timbunan kolesterol dalam dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat.

5. Obesitas/Kegemukan

Faktor ini bisa kita kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30% berat badan ideal memiliki kemungkinan lebih besar enderita tekanan darah tinggi.

6. Stres

Faktor ini bisa kita kendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.

7. Rokok

Faktor ini bisa kita kendalikan. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika kita memiliki tekanan darah tinggi merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung.

8. Kafein

Faktor ini bisa kita kendalikan. Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi.

9. Alkohol

Faktor ini bisa kita kendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga dpat menyebabkan tekanan darah tinggi.

10. Kurang Olah Raga

Faktor ini bisa kita kendalikan. Kurang olah raga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olah raga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi kita, namun jangan melakukan olahraga yang berat jika kita menderita tekanan darah tinggi.

Cara Mencegah dan Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Ada beberapa saran praktis berikut ini yang dapat kita lakukan:

  • Kurangi konsumsi garam dalam makanan. Jika kita sudah menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya kita menghindari makanan yang mengandung garam.
  • Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium, dan kalsium. Kalium, magnesium, dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika kita menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diizinkan maksimal 30 ml alkohol per hari, sedangkan wanita 15 ml per hari.
  • Olah raga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika kita menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olah raga ringan, seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 sampai 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
  • Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.
  • Jalankan terapi anti-stress agar dapat mengurani stres dan kita mampu mengendalikan emosi kita.
  • Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Kendalikan kadar kolesterol.
  • Kendalikan kadar gula darah.
  • Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika kita menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

Unit Gawat Darurat (UGD) RS Dr. OEN SOLO BARU siap melayani 24 jam apabila terjadi komplikasi tekanan darah tinggi dengan kondisi darurat. Informasi lebih lanjut hubungi (0271) 620 220.

 

Berita Terkini

  • 1
  • 2
  • 3
Prev Next

Bila Anak Kejang Demam

04-01-2017

Bila Anak Kejang Demam

KEJANG DEMAM (dalam Bahasa Jawa disebut 'St...

Waspadai Gejala dan Tanda Rematik

15-09-2016

Waspadai Gejala dan Tanda Rematik

Secara medis yang dimaksud dengan rematik a...

Vaksin Asli RS Dr. OEN SOLO BARU

19-07-2016

Vaksin Asli RS Dr. OEN SOLO BARU

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan adanya p...

Calcium Score CT Scan 128 Slices

08-07-2016

Calcium Score CT Scan 128 Slices

PERTAMA DI SOLO RAYA : CT SCAN 128 SLICES !...

Lomba Dance Group Anak

04-07-2016

Lomba Dance Group Anak

Sing: Let's dance together.. get on the dan...

Pelayanan Delivery Obat

01-07-2016

Pelayanan Delivery Obat

Tidak mau antri obat?? DELIVERY aja..!   ...

Cidera Kepala, Penyebab dan Penangananny…

13-06-2016

Cidera Kepala, Penyebab dan Penanganannya

Cidera Kepala adalah gangguan fungsi otak y...

Solo Marketing Champion 2016

28-04-2016

Solo Marketing Champion 2016

Selamat kepada dr. Wibowo Sudajana, M.Kes.,...

Cegah dan Atasi Tekanan Darah Tinggi

11-03-2016

Cegah dan Atasi Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi telah ...

Guests Online

Kami memiliki 69 tamu dan tidak ada anggota online